Uncategorized

Melalui Peringatan Isra’ Mi’raj, Lapas Bekasi Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan Warga Binaan

Bekasi – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bekasi melaksanakan kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung dengan penuh khidmat di Masjid At Taubah Lapas Bekasi. Kegiatan keagamaan ini diikuti oleh Pejabat Struktural beserta jajaran serta Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Bekasi sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian melalui pendekatan spiritual.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kalapas Bekasi yang diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik), Arif Rahaman Sugandi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj merupakan momentum penting untuk melakukan introspeksi diri serta meningkatkan kualitas iman dan takwa kepada Allah SWT. Peristiwa Isra’ Mi’raj, khususnya perintah shalat lima waktu, diharapkan dapat menjadi landasan utama dalam membentuk kepribadian yang disiplin, sabar, dan berakhlak mulia, baik bagi jajaran petugas maupun warga binaan.

Beliau juga menekankan bahwa kegiatan keagamaan di dalam Lapas memiliki peran strategis dalam mendukung proses pembinaan kepribadian warga binaan. Melalui kegiatan seperti peringatan Isra’ Mi’raj ini, diharapkan warga binaan mampu menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai pedoman dalam memperbaiki diri, menumbuhkan kesadaran akan kesalahan masa lalu, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan tausiyah keagamaan yang mengajak seluruh peserta untuk meneladani perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj. Dalam tausiyah tersebut disampaikan pesan-pesan tentang pentingnya menjaga shalat, memperkuat keimanan, meningkatkan kesabaran, serta membangun akhlak terpuji sebagai bekal menjalani kehidupan, termasuk selama menjalani masa pembinaan di Lapas Bekasi.

Peringatan Isra’ Mi’raj ini menjadi bagian penting dari upaya pembinaan rohani bagi warga binaan, guna menumbuhkan kesadaran spiritual, memperbaiki sikap dan perilaku, serta membentuk pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab. Kehadiran pejabat struktural bersama warga binaan dalam satu majelis juga mencerminkan terjalinnya kebersamaan, keharmonisan, serta suasana kekeluargaan di lingkungan Lapas Bekasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dapat semakin tertanam dalam diri warga binaan, sehingga mampu menjadi bekal positif dalam proses reintegrasi sosial ketika kembali ke tengah-tengah masyarakat. Peringatan Isra’ Mi’raj tidak hanya menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan moral dan spiritual yang berkelanjutan dalam rangka mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan.

Related Articles

Back to top button