Uncategorized

Gandeng Pokmas Lipas FKA ESQ, Bapas Tangerang Perkuat Mental dan Perilaku Klien Pemasyarakatan

TANGERANG, 7 Oktober 2026 – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam mendampingi para klien pemasyarakatan agar mampu bangkit dan menata kembali masa depan mereka. Melalui program Bimbingan Kepribadian, Bapas Kelas I Tangerang menggelar seminar motivasi bertajuk “My Story Will Never End” yang berlangsung di Aula Griya Abhipraya Mandiri Bapas Kelas I Tangerang, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini diikuti secara khidmat oleh 20 orang klien pemasyarakatan. Dari total peserta tersebut, tiga di antaranya merupakan klien anak yang saat ini berada di bawah pengawasan dan pembimbingan Bapas Kelas I Tangerang. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bapas Kelas I Tangerang, Heri Aris Susila, yang menekankan pentingnya penguatan mental dan spiritual dalam proses reintegrasi sosial.

Penyelenggaraan seminar motivasi ini terwujud berkat sinergi dan kerja sama strategis antara Bapas Kelas I Tangerang dengan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) FKA ESQ. Dalam sesi Bimbingan Kepribadian tersebut, narasumber kawakan Irvan Suryaningrat hadir langsung untuk memberikan pembekalan motivasi, psikologis, serta penguatan karakter kepada para peserta.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Kepala Bapas Kelas I Tangerang, Heri Aris Susila, menegaskan bahwa perbaikan sikap dan perilaku tidak dapat dicapai secara instan, melainkan membutuhkan proses pendampingan yang konsisten dan berkesinambungan. Menurutnya, tema “My Story Will Never End” diusung sebagai pengingat mendalam bahwa kesalahan di masa lalu bukanlah akhir dari perjalanan hidup seseorang.

“Masa lalu adalah bagian dari proses pembelajaran, namun sama sekali tidak menentukan siapa kita di masa depan. Melalui tema ini, kami ingin mengingatkan seluruh klien—khususnya anak-anak kita—bahwa perjalanan hidup mereka belum selesai. Selalu ada kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, diterima kembali oleh keluarga, dan berkontribusi positif di tengah masyarakat,” ujar Heri Aris Susila.

Heri menambahkan, keterlibatan Pokmas Lipas FKA ESQ menjadi wujud nyata hadirnya elemen masyarakat dalam mendukung pembinaan pemasyarakatan. Sinergi ini dinilai penting untuk memberikan perspektif baru dan semangat pantang menyerah bagi para klien yang sedang menjalani masa integrasi.

Sementara itu, dalam paparan materinya, Irvan Suryaningrat mengajak para peserta untuk melakukan refleksi mendalam atas perjalanan hidup dan pengalaman masa lalu mereka. Melalui pendekatan yang humanis dan interaktif, para klien didorong untuk mengambil hikmah positif serta membangun fondasi mental yang kokoh guna menghadapi tantangan hidup ke depan.

Melalui Bimbingan Kepribadian ini, Bapas Kelas I Tangerang berharap para klien tidak hanya siap secara mental untuk kembali ke tengah keluarga dan masyarakat, tetapi juga memiliki ketahanan moral agar tidak mengulangi tindak pidana (preventing recidivism). Kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif serta komitmen bersama para klien untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

Related Articles

Back to top button