Lapas Bekasi Kembangkan Budidaya Ayam Petelur, 1.000 Ekor Diterima di SAE

Bekasi – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bekasi menerima 1.000 ekor ayam petelur yang ditempatkan di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Bekasi, pada Minggu (8/3).
Kegiatan penerimaan ayam petelur ini merupakan bagian dari upaya penguatan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Ayam petelur tersebut selanjutnya akan dibudidayakan di kandang peternakan yang berada di kawasan SAE Lapas Bekasi dengan melibatkan warga binaan yang mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian. Program ini tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan produk pangan berupa telur, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pelatihan keterampilan bagi warga binaan di bidang peternakan.

Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam proses pemeliharaan ayam petelur, mulai dari pemberian pakan, perawatan kandang, hingga pengelolaan hasil produksi. Dengan demikian, warga binaan diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Bekasi, Dedy Cahyadi, menyampaikan bahwa program budidaya ayam petelur merupakan salah satu bentuk implementasi pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan di Lapas Bekasi.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui budidaya ayam petelur di Sarana Asimilasi dan Edukasi, warga binaan tidak hanya dibina secara mental dan spiritual, tetapi juga diberikan keterampilan yang produktif dan bermanfaat,” ujar Dedy.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan program peternakan ayam petelur di SAE diharapkan mampu mendukung program ketahanan pangan serta memberikan nilai tambah bagi kegiatan pembinaan di dalam lapas.
“Dengan adanya 1.000 ekor ayam petelur ini, kami berharap produksi telur dapat berjalan secara berkelanjutan. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran nyata bagi warga binaan agar memiliki keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti,” tambahnya.

Program pembinaan melalui budidaya ayam petelur ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan Sarana Asimilasi dan Edukasi sebagai media pembelajaran bagi warga binaan. Lapas Bekasi terus berupaya menghadirkan berbagai program pembinaan yang produktif, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan sebagai bekal untuk kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.